<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments for Kembalikan, Kampung Halamanku...</title>
	<link>http://indrapiliang.com</link>
	<description>tentang kampung, tentang halaman, tentang apapun...</description>
	<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 17:55:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>

	<item>
		<title>Comment on Pengamat Terjun Berpolitik by Bastiam</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/13/pengamat-terjun-berpolitik/#comment-676</link>
		<author>Bastiam</author>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 09:07:58 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/13/pengamat-terjun-berpolitik/#comment-676</guid>
		<description>Sahabatku Indra,
Pada kesempatan ini saya hanya ingin mengemukakan apa yang ada dalam pikiran saya secara spontan seiring dengan niat sahabatku Indra terjun ke dunia politik praktis. Sebagai seorang sahabat saya tidak bisa memberikan apa-apa buat perjuangan ini. Cuma saya berharap dengan sedikit untaian kalimat ini cukup berarti dalam memudahkan, memuluskan jalan menuju ke arah yang diinginkan. Hitung-hitung sebagai sosialisasi..., selamat dan sukses ke depan.
Wassalam,
Bastiam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabatku Indra,<br />
Pada kesempatan ini saya hanya ingin mengemukakan apa yang ada dalam pikiran saya secara spontan seiring dengan niat sahabatku Indra terjun ke dunia politik praktis. Sebagai seorang sahabat saya tidak bisa memberikan apa-apa buat perjuangan ini. Cuma saya berharap dengan sedikit untaian kalimat ini cukup berarti dalam memudahkan, memuluskan jalan menuju ke arah yang diinginkan. Hitung-hitung sebagai sosialisasi&#8230;, selamat dan sukses ke depan.<br />
Wassalam,<br />
Bastiam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PDRI dan Makna Kekinian by Elfizon Anwar</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2007/12/19/pdri-dan-makna-kekinian/#comment-674</link>
		<author>Elfizon Anwar</author>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 11:00:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2007/12/19/pdri-dan-makna-kekinian/#comment-674</guid>
		<description>Kenapa kita hidup ini harus mencari 'kebanggaan', apakah ini yang harus kita capai?. Saya kira yang kita cari dalam hidup ini adalah berbuat 'amal saleh' dan untuk mendapat ini harus berdasarkan keimanan dan dimulai dengan niat yang tulus semata 'karena Allah'. Dengan ini Insya Allah kita akan memperoleh, di dunia kebanggaan dan di akhirat ya Insya Allah, amal kita. Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa kita hidup ini harus mencari &#8216;kebanggaan&#8217;, apakah ini yang harus kita capai?. Saya kira yang kita cari dalam hidup ini adalah berbuat &#8216;amal saleh&#8217; dan untuk mendapat ini harus berdasarkan keimanan dan dimulai dengan niat yang tulus semata &#8216;karena Allah&#8217;. Dengan ini Insya Allah kita akan memperoleh, di dunia kebanggaan dan di akhirat ya Insya Allah, amal kita. Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Milis FPK dan 10 Catatan by abdullah khusairi</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/18/milis-fpk-dan-10-catatan/#comment-673</link>
		<author>abdullah khusairi</author>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 10:42:17 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/18/milis-fpk-dan-10-catatan/#comment-673</guid>
		<description>bang, terus maju.... penting saja diklarifikasi, pilih2 saja. semakin berkomentar tentang sepakterjang, artinya ketokohan abang sudah patut diuji di ranah publik. selama ini bisa mengomentari tokoh-tokoh utama, sekarang abang yang lakon,jadi, biarkan semua berlalu bersama waktu.... thanks... cepatlah ke padang... ditunggu dengan senang hati...[abdullah khusairi]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bang, terus maju&#8230;. penting saja diklarifikasi, pilih2 saja. semakin berkomentar tentang sepakterjang, artinya ketokohan abang sudah patut diuji di ranah publik. selama ini bisa mengomentari tokoh-tokoh utama, sekarang abang yang lakon,jadi, biarkan semua berlalu bersama waktu&#8230;. thanks&#8230; cepatlah ke padang&#8230; ditunggu dengan senang hati&#8230;[abdullah khusairi]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by Niyaku</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-670</link>
		<author>Niyaku</author>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 08:54:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-670</guid>
		<description>Bapak, tetap semangat yah... *\(^_^)/*
Bapa sebagai Pengamat Politik atau Politikuspun, Bapa tetap Bapa...Indra Jaya Piliang tetap Indra Jaya Piliang...
Jangan biarkan cibiran orang-orang mengganggu pikiran-pikiran Bapa...tapi jadikan cibiran-cibiran tersebut sebagai alat pendorong untuk kemajuan Bapa...
Maju terus, pantang mundur, dan tetap'lah menjadi Indra Jaya Piliang yang seperti ini...
Saya dukung Bapa dalam doa.
Semangat!!! *\(^_^)/*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak, tetap semangat yah&#8230; *\(^_^)/*<br />
Bapa sebagai Pengamat Politik atau Politikuspun, Bapa tetap Bapa&#8230;Indra Jaya Piliang tetap Indra Jaya Piliang&#8230;<br />
Jangan biarkan cibiran orang-orang mengganggu pikiran-pikiran Bapa&#8230;tapi jadikan cibiran-cibiran tersebut sebagai alat pendorong untuk kemajuan Bapa&#8230;<br />
Maju terus, pantang mundur, dan tetap&#8217;lah menjadi Indra Jaya Piliang yang seperti ini&#8230;<br />
Saya dukung Bapa dalam doa.<br />
Semangat!!! *\(^_^)/*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Politisi Minang: Sisipus atau Malin Kundang? by indrapiliang</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-669</link>
		<author>indrapiliang</author>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 16:18:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-669</guid>
		<description>Bung, saya kira tidak bisa berpikiran sempit seperti itu. Justru karena pikiran seperti itulah yang menjadi penyebab dari sejumlah kemunduran di Indonesia. Orang Jawa akan bilang hal yang sama, apa bung bisa menang? Begitupula orang India yang jumlahnya banyak. Manusia tidak diukur oleh sisi etnisnya. Derajat seseorang juga tidak dinilai dari sisi itu. 

Daripada mengeluh, bung mulailah sendiri. Dari pekerjaan yang kecil saja. Tdk perlu bung ratapi soal-soal seperti ini.

indra</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung, saya kira tidak bisa berpikiran sempit seperti itu. Justru karena pikiran seperti itulah yang menjadi penyebab dari sejumlah kemunduran di Indonesia. Orang Jawa akan bilang hal yang sama, apa bung bisa menang? Begitupula orang India yang jumlahnya banyak. Manusia tidak diukur oleh sisi etnisnya. Derajat seseorang juga tidak dinilai dari sisi itu. </p>
<p>Daripada mengeluh, bung mulailah sendiri. Dari pekerjaan yang kecil saja. Tdk perlu bung ratapi soal-soal seperti ini.</p>
<p>indra</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Politisi Minang: Sisipus atau Malin Kundang? by Elfizon Anwar</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-668</link>
		<author>Elfizon Anwar</author>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 12:15:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-668</guid>
		<description>Salam salut saya pada Anda yang telah ikut mencalonkan diri dalam seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), walaupun terlalu dini nama Anda tercoret dalam keikutsertaan itu. Sebenarnya, saya berharap pada Tokoh Urang Awak lainnya, kita punya mantan Rektor UIN, tapi saya lihat beliau kurang minat, dia lebih senang menjadi 'pengawal' Urang Sumandonya dari pada hidup berdiri sendiri. Ada juga mantan Pimpinan Muhammadiyah, pun berniat sama, lebih baik 'mengawal' Bundo Kandungnya dari pada beliau menjadi tokoh yang mandiri. Yang juga saya sedih, dari 38 partai politik yang ikut Pemilu 2009, tak ada satupun Tokoh Urang Awak yang menjadi 'ketua umum'-nya. Lalu siapakah gerangan yang pantas kita calonkan dalam Pemilu Capres dan Cawapres???? 

Kemanakah gerangan Urang Awak 'basambunyi'?????

Contoh sederhana, kegiatan industri rumah seperti pembuatan keripik balado, kacang goreng dll. pun sudah berpindah 'tuan'-nya, bukan punya Urang Awak lai. Lihatlah di jalan Nipah Padang, siapa yang punya. Lihatlah di Bukittinggi, ada kampung Rang Batak dll. Di Tanah Abang Jakarta, pun bernasib sama. Lucunya, para pejabat di Sumatera Barat meniru nasib orang pribumi di Jakarta. Mereka membuat mall, swalayan, toko serba ada, akhirnya yang mampu membeli ya 'Urang Lain', dan Urang Awaknya siap menjadi pramuniaga atau kulinya saja. Sungguh menyedihkan.

Kemana para ninik mamak, cerdik pandai, ulama dll. dari Urang Awak lai???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam salut saya pada Anda yang telah ikut mencalonkan diri dalam seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), walaupun terlalu dini nama Anda tercoret dalam keikutsertaan itu. Sebenarnya, saya berharap pada Tokoh Urang Awak lainnya, kita punya mantan Rektor UIN, tapi saya lihat beliau kurang minat, dia lebih senang menjadi &#8216;pengawal&#8217; Urang Sumandonya dari pada hidup berdiri sendiri. Ada juga mantan Pimpinan Muhammadiyah, pun berniat sama, lebih baik &#8216;mengawal&#8217; Bundo Kandungnya dari pada beliau menjadi tokoh yang mandiri. Yang juga saya sedih, dari 38 partai politik yang ikut Pemilu 2009, tak ada satupun Tokoh Urang Awak yang menjadi &#8216;ketua umum&#8217;-nya. Lalu siapakah gerangan yang pantas kita calonkan dalam Pemilu Capres dan Cawapres???? </p>
<p>Kemanakah gerangan Urang Awak &#8216;basambunyi&#8217;?????</p>
<p>Contoh sederhana, kegiatan industri rumah seperti pembuatan keripik balado, kacang goreng dll. pun sudah berpindah &#8216;tuan&#8217;-nya, bukan punya Urang Awak lai. Lihatlah di jalan Nipah Padang, siapa yang punya. Lihatlah di Bukittinggi, ada kampung Rang Batak dll. Di Tanah Abang Jakarta, pun bernasib sama. Lucunya, para pejabat di Sumatera Barat meniru nasib orang pribumi di Jakarta. Mereka membuat mall, swalayan, toko serba ada, akhirnya yang mampu membeli ya &#8216;Urang Lain&#8217;, dan Urang Awaknya siap menjadi pramuniaga atau kulinya saja. Sungguh menyedihkan.</p>
<p>Kemana para ninik mamak, cerdik pandai, ulama dll. dari Urang Awak lai???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Syahrir, Rizal Ramli dan Kita by dickiehendarsah</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/02/syahrir-rizal-ramli-dan-kita/#comment-667</link>
		<author>dickiehendarsah</author>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 05:00:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/02/syahrir-rizal-ramli-dan-kita/#comment-667</guid>
		<description>Saya (55 tahun ) sejak kecil mengidolakan sutan Sjahrir sebagai salah seorang pemimpin utama bangsa indonesia pada ea revolusi fisik (setelah Soekarno-Hatta). Saya kecewa kenapa akhirnya Sjahrir berseberangan dengan Soekarno, begitu juga Hatta dengan soekarno. Saya bermimpi jika pada era 50'an itu trio soekarno-Hatta-sjahrir tetap utuh dan menelola negeri ini dengan kejeniusan masing-masing maka negeri ini mungkin akan lebih cepat sejahtera. Saya melihat ada kemiripan antarapemikiran ekonomi yang dikemukakan oleh ketiga tokoh besar di atas. Soekarno anti kapitalisme (disamping neo kolonialisme dan imperialisme), Hatta gandrung kepada koperasi sebagai bentuk perekonomian yang paling sesuai dengan semangat dan jiwa gotong royong bangsa indonesia. Demikian juga Sjahrir melandaskan pemikiran ekonominya pada faham sosialisme, sehingga terwujudlah kehidupan masyarakat adil makmur dalam kerangka sosialisme ala indonesia.  Sayang berkata lain, Hatta menyingkir dari panggung politik karena merasa Soekarno sudah melangkah terlalu jauh dari jalan demokrasi. sjahrir juga tersingkir, bahkan harus mengidap penyakit di penjara Soekarno sampai akhirnya meninggal di zurich,Swiss, tahun 1966, tahun kejatuhan Soekarno. Demkian juga Soekarno harus menjalani hari-hari akhir yang menyengsarakan di balik terali tahaan soeharto. Sirnanya ketiga pemimpin ini menjadikan Indonesia limbung dan jatuh kepelukan kapitalisme oleh Sang Penggadai Negeri Soeharto yang membangun negeri dengan sistem korupsi.
Satu lagi seorang sosialisme muda, mantan aktivis tahun 1974 (bersama hariman sirgar)yang meledakkan Jakarta lewat Peristiwa Malari, kemarin juga meninggal dunia dalam status politik sebagai anggota dewan Pertimbangan Presiden. Sosok yng masih dapat diharapkan adalah Rizal Ramli, aktivis ITB tahun 1978, yang sempat menjadi menko Perekonomian era gus Dur, kemudian kembali dalam aktivitas politik jalanan bersama Komita Indonesia Bangkit. Rizal beberapa pekan lalu mendeklarasikan dirinya sebagai Lokomotif Perubahan, meskipun polisi tengah mengincarnya dengan tuduhan menadi dalang aKSI MENOLAK kenaikan harga BBM di depan istana dan gedung DPR yang berakhir dengan anarkisme.Saya berdoa, Rizal tidak trburu sirna digerus buldozer politik kapitalis yang tak rela Indonesa merdeka secara ekonomi. Bang Rizal, maju terus, anda memperjuangkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia seperti yang dimimpikan oleh Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Bung Sjahrir. Bravo...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya (55 tahun ) sejak kecil mengidolakan sutan Sjahrir sebagai salah seorang pemimpin utama bangsa indonesia pada ea revolusi fisik (setelah Soekarno-Hatta). Saya kecewa kenapa akhirnya Sjahrir berseberangan dengan Soekarno, begitu juga Hatta dengan soekarno. Saya bermimpi jika pada era 50&#8242;an itu trio soekarno-Hatta-sjahrir tetap utuh dan menelola negeri ini dengan kejeniusan masing-masing maka negeri ini mungkin akan lebih cepat sejahtera. Saya melihat ada kemiripan antarapemikiran ekonomi yang dikemukakan oleh ketiga tokoh besar di atas. Soekarno anti kapitalisme (disamping neo kolonialisme dan imperialisme), Hatta gandrung kepada koperasi sebagai bentuk perekonomian yang paling sesuai dengan semangat dan jiwa gotong royong bangsa indonesia. Demikian juga Sjahrir melandaskan pemikiran ekonominya pada faham sosialisme, sehingga terwujudlah kehidupan masyarakat adil makmur dalam kerangka sosialisme ala indonesia.  Sayang berkata lain, Hatta menyingkir dari panggung politik karena merasa Soekarno sudah melangkah terlalu jauh dari jalan demokrasi. sjahrir juga tersingkir, bahkan harus mengidap penyakit di penjara Soekarno sampai akhirnya meninggal di zurich,Swiss, tahun 1966, tahun kejatuhan Soekarno. Demkian juga Soekarno harus menjalani hari-hari akhir yang menyengsarakan di balik terali tahaan soeharto. Sirnanya ketiga pemimpin ini menjadikan Indonesia limbung dan jatuh kepelukan kapitalisme oleh Sang Penggadai Negeri Soeharto yang membangun negeri dengan sistem korupsi.<br />
Satu lagi seorang sosialisme muda, mantan aktivis tahun 1974 (bersama hariman sirgar)yang meledakkan Jakarta lewat Peristiwa Malari, kemarin juga meninggal dunia dalam status politik sebagai anggota dewan Pertimbangan Presiden. Sosok yng masih dapat diharapkan adalah Rizal Ramli, aktivis ITB tahun 1978, yang sempat menjadi menko Perekonomian era gus Dur, kemudian kembali dalam aktivitas politik jalanan bersama Komita Indonesia Bangkit. Rizal beberapa pekan lalu mendeklarasikan dirinya sebagai Lokomotif Perubahan, meskipun polisi tengah mengincarnya dengan tuduhan menadi dalang aKSI MENOLAK kenaikan harga BBM di depan istana dan gedung DPR yang berakhir dengan anarkisme.Saya berdoa, Rizal tidak trburu sirna digerus buldozer politik kapitalis yang tak rela Indonesa merdeka secara ekonomi. Bang Rizal, maju terus, anda memperjuangkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia seperti yang dimimpikan oleh Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Bung Sjahrir. Bravo&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Politisi Minang: Sisipus atau Malin Kundang? by Hendra Sugiantoro</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-666</link>
		<author>Hendra Sugiantoro</author>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 11:55:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-666</guid>
		<description>PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan (dari kaum tua konservatif ke kaum muda progresif) d.l.l (dan mewujudkan Indonesia sebagai negeri untuk tempat beribadah kepada Tuhan) diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Yogyakarta, hari 17 bulan Agustus tahun 2008
Atas nama bangsa Indonesia
Kaum muda negarawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PROKLAMASI<br />
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan (dari kaum tua konservatif ke kaum muda progresif) d.l.l (dan mewujudkan Indonesia sebagai negeri untuk tempat beribadah kepada Tuhan) diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.<br />
Yogyakarta, hari 17 bulan Agustus tahun 2008<br />
Atas nama bangsa Indonesia<br />
Kaum muda negarawan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by Hendra Sugiantoro</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-665</link>
		<author>Hendra Sugiantoro</author>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 11:55:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-665</guid>
		<description>PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan (dari kaum tua konservatif ke kaum muda progresif) d.l.l (dan mewujudkan Indonesia sebagai negeri untuk tempat beribadah kepada Tuhan) diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Yogyakarta, hari 17 bulan Agustus tahun 2008
Atas nama bangsa Indonesia
Kaum muda negarawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PROKLAMASI<br />
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan (dari kaum tua konservatif ke kaum muda progresif) d.l.l (dan mewujudkan Indonesia sebagai negeri untuk tempat beribadah kepada Tuhan) diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.<br />
Yogyakarta, hari 17 bulan Agustus tahun 2008<br />
Atas nama bangsa Indonesia<br />
Kaum muda negarawan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by Shofwan Karim</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-664</link>
		<author>Shofwan Karim</author>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 10:14:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-664</guid>
		<description>Maju terus Bung Indra. Siapa, takut ? Bung tetaplah pengamat politik, tetapi pengamat partisipan dari dalam. Enak, tak enak, jangan dipikir dulu. Hidup adalah perjuangan. Berjuang di pelataran politik, asal ikhlas untuk Allah swt, itu adalah jihad. Jihad politik namanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maju terus Bung Indra. Siapa, takut ? Bung tetaplah pengamat politik, tetapi pengamat partisipan dari dalam. Enak, tak enak, jangan dipikir dulu. Hidup adalah perjuangan. Berjuang di pelataran politik, asal ikhlas untuk Allah swt, itu adalah jihad. Jihad politik namanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by indrapiliang</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-663</link>
		<author>indrapiliang</author>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 06:31:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-663</guid>
		<description>Bagi urang politik, Insinyur nan banyak ma-mark-up harago. Kalau seluruh proyek para insinyur ndak maambiak untuang banyak, alah maju bana Indonesia iko, hehe.

Bukan itu pulo nan ambo nio kecek-an. Politisi ado karajonyo, insinyur juo ado. Kalau politisi alun mengetok palu pengalokasian dana untuak pambangunan, basamo pemerintah pusat atau daerah, indak ado karajo insinyur doh. Kalau investasi asing ndak disetujui politisi di parlemen, ndak ado pitih nan masuak doh. politisi ado ilimunyo, insinyur juo ado. 

Dan sabana banyak insinyur nan mandakek ka politisi, agar prioritas anggaran mauntuangkan profesinyo. insinyur masin, paralu bana jo komisi nan mauruih perhubungan, transportasi, et. insinyur sipil, paralu jo komisi nan mauruih perumahan, etc. 

Setiap profesi, ado tampeknyo. Dan ndak mungkin pulo politisi mangarajoan karajo insinyur. 

Bagi ambo, politisi pekerjaan mulia. Karano itu ambo masuak. Kalau persepsi urang indak samo jo ambo, kan kito hiduik di alam kemerdekaan dan demokrasi?

ijp</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi urang politik, Insinyur nan banyak ma-mark-up harago. Kalau seluruh proyek para insinyur ndak maambiak untuang banyak, alah maju bana Indonesia iko, hehe.</p>
<p>Bukan itu pulo nan ambo nio kecek-an. Politisi ado karajonyo, insinyur juo ado. Kalau politisi alun mengetok palu pengalokasian dana untuak pambangunan, basamo pemerintah pusat atau daerah, indak ado karajo insinyur doh. Kalau investasi asing ndak disetujui politisi di parlemen, ndak ado pitih nan masuak doh. politisi ado ilimunyo, insinyur juo ado. </p>
<p>Dan sabana banyak insinyur nan mandakek ka politisi, agar prioritas anggaran mauntuangkan profesinyo. insinyur masin, paralu bana jo komisi nan mauruih perhubungan, transportasi, et. insinyur sipil, paralu jo komisi nan mauruih perumahan, etc. </p>
<p>Setiap profesi, ado tampeknyo. Dan ndak mungkin pulo politisi mangarajoan karajo insinyur. </p>
<p>Bagi ambo, politisi pekerjaan mulia. Karano itu ambo masuak. Kalau persepsi urang indak samo jo ambo, kan kito hiduik di alam kemerdekaan dan demokrasi?</p>
<p>ijp</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Politisi Minang: Sisipus atau Malin Kundang? by indrapiliang</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-662</link>
		<author>indrapiliang</author>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 06:22:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-662</guid>
		<description>Bung Hadi. Teman-teman Aceh sudah saya kasih tahu. Dalam refleksi 3 tahun MoU, saya hadir dn memberikan orasi. Metro TV memberitakan sya sebagai keturunan Aceh. 

Kalau mau objektif, kita tidak bisa menggeneralisasi setiap anggota parlemen itu jahat. Keputusan parlemen dan pemerintahlah yang menyebabkan lahirnya UU No. 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pandangan rakyat belum tentu seluruhnya benar. Sebagaiman pandangan sy juga belum tentu seluruhnya benar. 

Saya akan lebh banyak punya bahan lagi untuk menulis, kan?

indra</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung Hadi. Teman-teman Aceh sudah saya kasih tahu. Dalam refleksi 3 tahun MoU, saya hadir dn memberikan orasi. Metro TV memberitakan sya sebagai keturunan Aceh. </p>
<p>Kalau mau objektif, kita tidak bisa menggeneralisasi setiap anggota parlemen itu jahat. Keputusan parlemen dan pemerintahlah yang menyebabkan lahirnya UU No. 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pandangan rakyat belum tentu seluruhnya benar. Sebagaiman pandangan sy juga belum tentu seluruhnya benar. </p>
<p>Saya akan lebh banyak punya bahan lagi untuk menulis, kan?</p>
<p>indra</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Politisi Minang: Sisipus atau Malin Kundang? by Hadi Al Sumatrany</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-660</link>
		<author>Hadi Al Sumatrany</author>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 21:09:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/16/politisi-minang-sisipus-atau-malin-kundang/#comment-660</guid>
		<description>saya juga ikut kaget ketika mendengar Bung Indra masuk menjadi caleg Golkar.dalam hati saya, "Kepada mellaui Golkar,". tapi saya yakin Bung Indra punya jawaban sendiri, walaupun saya juga punya kesimpulan sendiri. Ada masanya kita menjadi penonton dan ada masanya kita menjadi pemain. semua itu punya jalur dan arah masing-masing. cuma saya dan banyak orang diseluruh negeri ini berharap agar Bung Indra menjadi contoh yang baik untuk seorang legislator bila nanti terpilih. lembaga rakyat nasional itu sudah sangat buruk dalam pandangan rakyat. keberadaan orang muda, baru dan bersih dari luar yang masuk kedalam harus bisa mempertahankan apa yang pernah dirasakan diluar dulu. saya berharap berpegang teguhlah pada pada kenyakinan dan jalan lurus yang pernah Bung rasakan diluar. bila jalan lurus itu menyimpang ketika Bung berada disana. saya takutkan belokan itu justru mengarah ke penjara.semoga saja tidak. salam saya, Hadi dari Aceh yang suka membaca tulisan Bung Indra. semoga sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga ikut kaget ketika mendengar Bung Indra masuk menjadi caleg Golkar.dalam hati saya, &#8220;Kepada mellaui Golkar,&#8221;. tapi saya yakin Bung Indra punya jawaban sendiri, walaupun saya juga punya kesimpulan sendiri. Ada masanya kita menjadi penonton dan ada masanya kita menjadi pemain. semua itu punya jalur dan arah masing-masing. cuma saya dan banyak orang diseluruh negeri ini berharap agar Bung Indra menjadi contoh yang baik untuk seorang legislator bila nanti terpilih. lembaga rakyat nasional itu sudah sangat buruk dalam pandangan rakyat. keberadaan orang muda, baru dan bersih dari luar yang masuk kedalam harus bisa mempertahankan apa yang pernah dirasakan diluar dulu. saya berharap berpegang teguhlah pada pada kenyakinan dan jalan lurus yang pernah Bung rasakan diluar. bila jalan lurus itu menyimpang ketika Bung berada disana. saya takutkan belokan itu justru mengarah ke penjara.semoga saja tidak. salam saya, Hadi dari Aceh yang suka membaca tulisan Bung Indra. semoga sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by Rieko</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-659</link>
		<author>Rieko</author>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 14:55:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-659</guid>
		<description>Assalammualaika bang Indra. Ambo sabananyo ndak tau sia gerangan bang Indra J Piliang itu do. Partamo kali mandanga namo Indra J Piliang dari senior kuliah ambo kiro-kiro duo bulan yang lalu. Senior ambo tu minta tolong mancarian nomor kontak pribadi bang Indra. Awalnyo ambo ndak mangarati baa sampai ka ambo mamintak nomor hape bang indra, padahal ambo sendiri alun pernah mandanga namo nan tu do... Saketek maranuang, ambo paham. Mungkin karano 1-2 taun yang lalu ambo pernah manjadi "aktivis mahasiswa" di kampus yang kecek urang-urang baaliran "kiri" dan akrab jo dunia politik... (padahal ambo maraso indak, cuma kalau "kiri" versi ambo, mungkin iyo...)
Akhirnya 3 hari sasudah itu ambo langsuang dapek nomor hape bang indra dari kawan sakampuang nan kuliah di UI, bahkan kato inyo "Baru samalam den maota-ota jo bang indra tu, asik urang nyo mah..."
Hehe, maaf bang, indak itu sabananyo inti koen ambo doh...
Kalau buliah jujur bang, ambo agak "alergi" samo kato-kato politikus itu bang, baa baitu?
Dalam pikiran ambo, manyadur dari kato-kato salah sorang staff dari kementrian BUMN, yang sasuai bana jo pikiran ambo, urang politikus sejati tu indak ado nan bana do. Beda bana samo sakalompok urang nan disabuik insinyur. Kalau insinyur sejati, inyo mangabdikan iduik, pikiran samo karya-karyanyo untuk kamaslahatan umat, untuak manaiakkan derajat hidup masyarakat, bapikia baa caronyo dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinyo mambuek karya yang bisa mansejahterakan urang banyak. Sadangkan politikus, labiah banyak manggunoan urang banyak untuak mansejahterakan dirinyo surang. Baa baitu bang???
Soalnyo salamo ko ambo caliak, indak dima-dima kabanyakan politikus pado wakatu kampanye, mandakei masyarakat, mahimpun dukungan, mampabanyak suaro pakai sagalo macam caro, ilmu pengetahuan bahkan materi nan inyo punyo sahinggo waktu pemilihan namo inyo ado di ateh, partainyo manang, inyo duduak di birokrasi. Tapi sasudah itu, "boro-boro" mamikiaan rakyat, yang partamo dipikiaanyo iyolah "baa caronyo baliak modal..." Jikok basobok jo urang nan mandukuang/mamiliah inyo di jalan, paliang tageh inyo maagiah senyum atau lambaian tangan (itu kalao inyo ndak sadang "sibuk" lo paliang). Katiko inyo alah duduak di birokrasi, lupo lah jo nan sudah-sudah...
Tapi iyo mungkin indak sadonyo politisi sarupo itu do, dan ambo harokkan abang Indra J Piliang bukan politisi sarupo itu, atau "bukan politisi sejati" manuruik versi ambo....
Lah sagitu dulu yo bang, awak salaku manusia ko yo saliang maingekkan se lah, nan ambo ko indak lo pernah maraso urang nan samparono do...
Wassalam.
Anak Minang yang sadang baraja ka tagak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaika bang Indra. Ambo sabananyo ndak tau sia gerangan bang Indra J Piliang itu do. Partamo kali mandanga namo Indra J Piliang dari senior kuliah ambo kiro-kiro duo bulan yang lalu. Senior ambo tu minta tolong mancarian nomor kontak pribadi bang Indra. Awalnyo ambo ndak mangarati baa sampai ka ambo mamintak nomor hape bang indra, padahal ambo sendiri alun pernah mandanga namo nan tu do&#8230; Saketek maranuang, ambo paham. Mungkin karano 1-2 taun yang lalu ambo pernah manjadi &#8220;aktivis mahasiswa&#8221; di kampus yang kecek urang-urang baaliran &#8220;kiri&#8221; dan akrab jo dunia politik&#8230; (padahal ambo maraso indak, cuma kalau &#8220;kiri&#8221; versi ambo, mungkin iyo&#8230;)<br />
Akhirnya 3 hari sasudah itu ambo langsuang dapek nomor hape bang indra dari kawan sakampuang nan kuliah di UI, bahkan kato inyo &#8220;Baru samalam den maota-ota jo bang indra tu, asik urang nyo mah&#8230;&#8221;<br />
Hehe, maaf bang, indak itu sabananyo inti koen ambo doh&#8230;<br />
Kalau buliah jujur bang, ambo agak &#8220;alergi&#8221; samo kato-kato politikus itu bang, baa baitu?<br />
Dalam pikiran ambo, manyadur dari kato-kato salah sorang staff dari kementrian BUMN, yang sasuai bana jo pikiran ambo, urang politikus sejati tu indak ado nan bana do. Beda bana samo sakalompok urang nan disabuik insinyur. Kalau insinyur sejati, inyo mangabdikan iduik, pikiran samo karya-karyanyo untuk kamaslahatan umat, untuak manaiakkan derajat hidup masyarakat, bapikia baa caronyo dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinyo mambuek karya yang bisa mansejahterakan urang banyak. Sadangkan politikus, labiah banyak manggunoan urang banyak untuak mansejahterakan dirinyo surang. Baa baitu bang???<br />
Soalnyo salamo ko ambo caliak, indak dima-dima kabanyakan politikus pado wakatu kampanye, mandakei masyarakat, mahimpun dukungan, mampabanyak suaro pakai sagalo macam caro, ilmu pengetahuan bahkan materi nan inyo punyo sahinggo waktu pemilihan namo inyo ado di ateh, partainyo manang, inyo duduak di birokrasi. Tapi sasudah itu, &#8220;boro-boro&#8221; mamikiaan rakyat, yang partamo dipikiaanyo iyolah &#8220;baa caronyo baliak modal&#8230;&#8221; Jikok basobok jo urang nan mandukuang/mamiliah inyo di jalan, paliang tageh inyo maagiah senyum atau lambaian tangan (itu kalao inyo ndak sadang &#8220;sibuk&#8221; lo paliang). Katiko inyo alah duduak di birokrasi, lupo lah jo nan sudah-sudah&#8230;<br />
Tapi iyo mungkin indak sadonyo politisi sarupo itu do, dan ambo harokkan abang Indra J Piliang bukan politisi sarupo itu, atau &#8220;bukan politisi sejati&#8221; manuruik versi ambo&#8230;.<br />
Lah sagitu dulu yo bang, awak salaku manusia ko yo saliang maingekkan se lah, nan ambo ko indak lo pernah maraso urang nan samparono do&#8230;<br />
Wassalam.<br />
Anak Minang yang sadang baraja ka tagak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by Zulfi</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-657</link>
		<author>Zulfi</author>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 04:37:36 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-657</guid>
		<description>Perubahan yang drastis, Pak... tapi semoga tidak merubah pula semangat anda untuk melakukan perubahan besar bagi negeri ini... menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera... Amien!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perubahan yang drastis, Pak&#8230; tapi semoga tidak merubah pula semangat anda untuk melakukan perubahan besar bagi negeri ini&#8230; menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera&#8230; Amien!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sepuluh Hari Jadi Politisi by virlina</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-652</link>
		<author>virlina</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 09:24:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/15/sepuluh-hari-jadi-politisi/#comment-652</guid>
		<description>TERUS BEJUANG ...
BangKITkan Batang Tarandam,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TERUS BEJUANG &#8230;<br />
BangKITkan Batang Tarandam,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Profil by dhinie</title>
		<link>http://indrapiliang.com/about/#comment-651</link>
		<author>dhinie</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 09:18:21 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/about/#comment-651</guid>
		<description>ass
ajo indra yth;

bangga rasanya punya pendahulu yang seperti uda...(apolagi sanak sa suku..)
membaca tulisan uda dimilis kahmi ttg 10 hari jd politisi jadi bikin pengen mengunjungi website ini..
walaupun juga dari kemaren2 udah familiar ...
terus melangkah dan tetap pegang teguh sama pendirian yang uda yakini baik..
insyaAllah akan barokah dan bermaslahat bagi umat..sukses buat uda..
amin..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass<br />
ajo indra yth;</p>
<p>bangga rasanya punya pendahulu yang seperti uda&#8230;(apolagi sanak sa suku..)<br />
membaca tulisan uda dimilis kahmi ttg 10 hari jd politisi jadi bikin pengen mengunjungi website ini..<br />
walaupun juga dari kemaren2 udah familiar &#8230;<br />
terus melangkah dan tetap pegang teguh sama pendirian yang uda yakini baik..<br />
insyaAllah akan barokah dan bermaslahat bagi umat..sukses buat uda..<br />
amin..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pamit kepada Intelektual by indrapiliang</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/10/pamit-kepada-intelektual/#comment-649</link>
		<author>indrapiliang</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 04:00:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/10/pamit-kepada-intelektual/#comment-649</guid>
		<description>untuk Arif, terima kasih. saya waktu itu menjelaskan bahwa tugas intelektual di atas awan. tapi juga saya jelaskan model intelektual organis. nah, kalau kemudian saya terjun ke politik, itu adalah bagian dari pekerjaan intelektual saya. 

untuk Sagitarius, kewajiban dan hak politisi itu sama saja dengan warga negara yang lain. hak dan kewajiban itu baru berbeda ketika menjadi pejabat. 

indra</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk Arif, terima kasih. saya waktu itu menjelaskan bahwa tugas intelektual di atas awan. tapi juga saya jelaskan model intelektual organis. nah, kalau kemudian saya terjun ke politik, itu adalah bagian dari pekerjaan intelektual saya. </p>
<p>untuk Sagitarius, kewajiban dan hak politisi itu sama saja dengan warga negara yang lain. hak dan kewajiban itu baru berbeda ketika menjadi pejabat. </p>
<p>indra</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pamit sebagai Akademisi, Pulang sebagai Politisi by pharodix</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/06/pamit-sebagai-akademisi-pulang-sebagai-politisi/#comment-648</link>
		<author>pharodix</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 03:53:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/06/pamit-sebagai-akademisi-pulang-sebagai-politisi/#comment-648</guid>
		<description>Selamat Uda Indra,....

Semoga seorang Indra Jaya Pilliang membuat kesuraman menjadi kecerahan di partai Golkar.....terlebih...membuat bangsa ini dari kemelaratan menjadi kesejahteraan....amin3x .....yaa rabbal alamin.... 

pharodix</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Uda Indra,&#8230;.</p>
<p>Semoga seorang Indra Jaya Pilliang membuat kesuraman menjadi kecerahan di partai Golkar&#8230;..terlebih&#8230;membuat bangsa ini dari kemelaratan menjadi kesejahteraan&#8230;.amin3x &#8230;..yaa rabbal alamin&#8230;. </p>
<p>pharodix</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pamit kepada Intelektual by muhammad arief</title>
		<link>http://indrapiliang.com/2008/08/10/pamit-kepada-intelektual/#comment-646</link>
		<author>muhammad arief</author>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 18:32:36 +0000</pubDate>
		<guid>http://indrapiliang.com/2008/08/10/pamit-kepada-intelektual/#comment-646</guid>
		<description>assalamu'alaikum..
pa kabar bang??
ni arief dari makassar peserta lk3 hmi dipadang..

betul juga bang klo mau mrubah itu mesti dr dalam..itu kmrn harapan arief juga wkt diskusi di forum lk3..berharap abang tdk sekedar ber-ide tapai ber-AKSI..
tp klo gak salah abang menjawab gak mau terjun dipolitik dech..trus kata abang lagi intelektual itu tugasnya mengabstraksikan suatu hal yang kongkrit..

tapi salut buat keberanian abang terjun mnjadi politikus!!jaga IDEALISME!!jangan cuma omong doang bang!!
ber-iman,ber-ilmu,ber-amal padu mengabdi bang!!gak boleh ber-iman saja atau ber-ilmu saja atau ber-amal saja!!arief tunggu kerja2 abang membangun INDONESIA!!

tema LK3 kemarin kan tentang PEMIMPIN ALTERNATIF
YA SEMOGA SALAH SATU PEMATERINYA INI JADI PEMIMPIN ALTERNATIF

YAKIN USAHA SAMPAI BANG..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum..<br />
pa kabar bang??<br />
ni arief dari makassar peserta lk3 hmi dipadang..</p>
<p>betul juga bang klo mau mrubah itu mesti dr dalam..itu kmrn harapan arief juga wkt diskusi di forum lk3..berharap abang tdk sekedar ber-ide tapai ber-AKSI..<br />
tp klo gak salah abang menjawab gak mau terjun dipolitik dech..trus kata abang lagi intelektual itu tugasnya mengabstraksikan suatu hal yang kongkrit..</p>
<p>tapi salut buat keberanian abang terjun mnjadi politikus!!jaga IDEALISME!!jangan cuma omong doang bang!!<br />
ber-iman,ber-ilmu,ber-amal padu mengabdi bang!!gak boleh ber-iman saja atau ber-ilmu saja atau ber-amal saja!!arief tunggu kerja2 abang membangun INDONESIA!!</p>
<p>tema LK3 kemarin kan tentang PEMIMPIN ALTERNATIF<br />
YA SEMOGA SALAH SATU PEMATERINYA INI JADI PEMIMPIN ALTERNATIF</p>
<p>YAKIN USAHA SAMPAI BANG..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
