Buku Greget Tuanku Rao
Dua hari ini aku membaca “Greget Tuanko Rao”, karangan Basyral Hamidy Harahap (BHH) terbitan Komunitas Bambu, Jakarta, September 2007. Dua bulan lalu, aku sempat diundang ke UI menghadiri launching buku ini. Sayangnya, aku tidak bisa hadir, karena dijadwalkan bertemu dengan Muladi, Gubernur Lemhannas, di kantornya, pada jam yang sama. Bukan aku lebih mementingkan Muladi juga, tetapi sejak awal aku menyepakati “model tak pasti” ketemu pejabat seperti dia. Jadwal ketemu Muladi juga dalam rangka penyusunan modul pendidikan di Lemhannas. Pada Gatra bidang politik, aku terlibat bersama Kusnanto Anggoro, Didin S Damanhuri, lalu belakangan Saldi Isra dan Denny Indrayana.