Di Dalam Kubur

24 Mei 2012 0 komentar
Di Dalam Kubur

Di Dalam Kubur (1)

Dia merengek, memohon rasa kasihan
Masih ada harapan, sebelum mereka bertindak
Terlalu dini, terlalu muda, dia terjebak dlm lubang kubur

Korban dari nasib
Kafan dari takdir

Dia menggerung
Dia merintih

Berdoa, semoga ada yang mendengar kata-kata terakhirnya

Sebelum dinding tebal menggencetnya, menghimpitnya, hancurkan tulang-tulangnya

Nanti, tidak seorangpun tahu, dimana mayatnya dikuburkan, dimana batu nisannya

Para sahabatnya, kekasihnya, akan berpesta setelah kematiannya, berebut hartanya

Tapi, bantulah dia! Bantulah dia! Dia penuh cinta, cinta yang dilupakan manusia!

Bantulah dia, selagi dia masih hidup

Jangan biarkan dia mati! Jangan biarkan dia jadi hantu bergentayangan!


Di Dalam Kubur (2)

Di sini berdiri sisa laki-laki berani
Sekarang lihat, semua sudah berubah
Dia memanggil mereka yang mengagungkan cinta
Cinta yang dia ingat jelang kematian
Cinta yang diberikannya kepada banyak wanita

Dia memanggil, dia berteriak, dia melolong minta tolong!

Jangan biarkan lelaki ini mati konyol!
Jangan biarkan cinta mati bersamanya!

Pergilah ke Mahkamah Konstitusi!
Pergilah kepada aktivis-aktivis kemanusiaan anti hukuman mati!
Mohanlah pengampunan!
Bebaskan ia dari hukuman mati!

Singa dari padang pasir ini
Buaya dari pasar ikan ini
Si raja Bandit!
Kini antri bagai domba di pejagalan

Dulu, giginya setajam gigi hatimau
Kini, serapuh gigi bayi

Oooooo, dewa-dewa cinta!

Jangan biarkan ia mati!

Jangan biarkan cinta terkubur!

 

Catatan: Naskah ini dibacakan Indra J Piliang dalam pementasan Orkes 3 Gobang yang dimainkan bersama Teater UI di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, pada tanggal 19 Mei 2012. 

Tinggalkan Komentar