Darul Siska: Pengamat Akan Tutupi Kelemahan Golkar
Samsul Maarif
INILAH.COM, Jakarta – Partai Golkar telah sukses merekrut kalangan intelektual dalam daftar calon anggota legislatifnya. Hal ini, dianggap dapat menutupi kelemahan anggota DPR yang berasal dari Fraksi Partai Golkar untuk mengimbangi pemerintah.Selain untuk memperkuat kedudukan DPR, Darul Siska, anggota komisi V DPR FPG, menilai masuknya kalangan intelektual sebagai caleg juga untuk menutupi kekurangan staf ahli fraksi. “Ke depan, beban DPR akan semakin berat baik menyusun UU, anggaran maupun pengawasan,” kata Darul Siska kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (6/8).
Menurut Darul, dukungan staf ahli komisi dirasakan sangat minim, sehingga memberatkan tugas politik anggota dewan. Sehingga, dengan masuknya kalangan intelektual, diharapkan mampu menutupi kelemahan staf ahli tersebut dan menekan kesenjangan dengan pemerintah.
“Nah, untuk menjalankan fungsi dengan baik dibutuhkan kalangan intelektual untuk mengimbangi pemerintah sebagai mitra kerja DPR,” katanya.
Seperti diketahui, Indra Piliang, pengamat politik CSIS (Central for Strategic and International Studies), hari ini resmi mendeklarasikan kepindahannya dari seorang pengamat menjadi politisi. Ia bergabung dengan Partai Golkar dan mengaku telah menyiapkan uang Rp100 juta demi kepentingan kampanyenya sebagai caleg. [R2]
Saya terima kasih sekali atas undangan ini. Walaupun saya tidak terlalu lama kenal Indra Jaya Piliang, Saya sangat respek dari membaca tulisan-tulisannya. Dan terlihat betul bahwa beliau adalah seorang tokoh muda. Justru kalau tida ...
Terima kasih. Pada dasarnya Saya kenal Indra ini 15 tahun yang lalu. Jadi kebetulan waktu itu saya Ketua Senat Mahasiswa UI dan kemudian Beliau ini masuk dalam seksi kepengurusan.Sejak pertama saya kenal yang namanya Indra itu memang tukang kritik, tukang ribut, apapun dipertanyakan. ...