Rencana Aksi Kalimantan Inisiatif Pertama
Rencana AksiKalimantan Inisiatif Pertama
Muhammad Subuh Center, Palangkara, Kalimantan Tengah Selasa, 3 Juni 2008
Berdasarkan paparan nasasumber dan masukan dari panelis, pelaksanaan Kalimantan Inisiatif Pertama ini disambut dengan baik. Bahkan muncul keinginan untuk mengadakan Kalimantan Inisiatif berikutnya dengan stakeholders yang lebih luas, baik dari Kalimantan, nasional, maupun luar negeri. Untuk itu, kita layak berterima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam acara yang berlangsung dengan sangat baik ini.
Kalimantan (bersama Brunei Darussalam, Sarawak dan Sabah) harus dipandang sebagai satu entitas sosial, budaya, ekologi dan di masa datang juga kesatuan ekonomi yang penting. Kalimantan adalah masa depan bersama bagi tiga negara (Indonesia, Malaysia dan Brunei), bahkan juga melibatkan negara-negara lain, seperti Singapura dan Philipina. Pertumbuhan kesejahteraan sosial yang baik di Kalimantan akan membantu menggapai kesejahteraan di tempat lain. Kalimantan bukanlah wilayah yang terisolasi, tetapi kebijakan pembangunan yang timpang telah menjadikan Kalimantan kurang mendapatkan perhatian.
Kalimantan Inisiatif Pertama ini tidak mengeluarkan deklarasi apapun. Kegiatan ini hanya bersifat sharing idea (curah gagasan), guna menjaring pendapat-pendapat yang berkaitan dengan pembangunan Kalimantan ke depan. Tentunya, pelbagai gagasan itu memerlukan pendalaman. Sejumlah gagasan sudah berjalan, namun terhambat dari segi pembiayaan, dukungan sumberdaya manusia, regulasi, sampai dorongan politik, terutama dari pemerintah pusat.
Untuk itu, guna mencapai hasil yang maksimal, maka sejumlah rencana aksi berikut ini akan dijadikan sebagai upaya untuk memperbesar dampak dari Kalimantan Insiatif ini:
Pertama, menjadikan The ATN Center sebagai pusat informasi sementara dari tukar-menukar data, analisa, sampai perspektif menyangkut penyelenggaraan Kalimantan Insiatif Pertama dan mencari mitra kerjasama bagi upaya penyelenggaraan Kalimantan Insiatif Kedua nantinya. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan juga dalam bentuk kerjasama antara media massa, misalnya dengan pembentukan portal atau situs informasi bersama yang melibatkan lembaga-lembaga informasi pemerintah dan swasta.
Kedua, Kalimantan Inisiatif Kedua akan diselenggarakan diluar Kalimantan Tengah, yakni di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat atau Kalimantan Selatan. Tema-tema yang dibahas bisa saja sesuai dengan tema-tema yang sudah muncul dalam Kalimantan Inisiatif Pertama, maupun tambahan tema-tema baru yang lebih spesifik atau yang lebih luas.
Ketiga, peserta dan peninjau Kalimantan Inisiatif Pertama berkomitmen untuk saling tukar-menukar informasi, baik dalam bentuk hubungan telepon, email, ataupun kegiatan lainnya. Dengan tukar-menukar informasi itu, diharapkan ada upaya untuk menambah atau memperbaharui materi, data dan informasi yang sudah disampaikan dalam Kalimantan Inisiatif Pertama ini.
Keempat, pokok-pokok pikiran dalam Kalimantan Inisiatif Pertama ini akan disampaikan kepada seluruh peserta pertemuan, para kepala daerah di seluruh kalimantan, para anggota DPRD se-Kalimantan, Masyarakat Adat, anggota DPR RI asal Kalimantan, anggota DPD RI asal Kalimantan, pemerintah pusat, sampai kepada pihak-pihak terkait lainnya, seperti media massa, perguruan tinggi, masyarakat sipil.
Kelima, masing-masing peserta bisa mengirimkan makalah yang lebih panjang dan dalam, guna menguraikan pokok-pokok pikiran yang sudah muncul dalam Kalimantan Inisiatif Pertama ini. Materi dalam makalah itu akan dikirimkan atau dilampirkan dan pokok-pokok pikiran yang dirumuskan oleh panitia nanti.
Keenam, bagi gagasan-gagasan yang membutuhkan dukungan luas, seperti pembangunan Trans Kalimantan yang sudah berjalan, rencana pembangunan jalur kereta api, pembangunan pelabuhan, sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur, ataupun yang bersifat pembangunan mentalitas bagi kepentingan ekoturisme, akan didalami dalam kesempatan berikutnya. Sebagai ide dasar, atau yang sudah berjalan, diperlukan perhatian dari para pemangku kepentingan untuk memperbaiki dan mengarahkannya.
Ketujuh, pelaksanaan ide-ide dalam Kalimantan Inisiatif Pertama ini memerlukan adanya perubahan kebijakan pembangunan dalam skala nasional yang berpihak kepada pembangunan di Kalimantan yang berkelanjutan, dengan memperhatikan kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.
Demikianlah rencana aksi ini disusun, sebagai bahan perhatian bagi peserta pertemuan dan masyarakat pada umumnya.
Palangkaraya, 03 Juni 2008
Tim Perumus Kalimantan Inisiatif Pertama
1. George Iwan Marantika.
2. Indra Jaya Piliang.
3. Iwan Santosa.