Kembalikan, Kampung Halamanku…

May 30, 2008

Lepas Dasi Pasca-Kenaikan Harga BBM

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 12:09 am

KoranTempo, 30 Mei 2008 

Lepas Dasi Pasca-Kenaikan Harga BBMIndra Jaya Piliang, analis politik dan perubahan sosial CSIS, Jakarta

Kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, jangan hanya melemparkan isu, berikan solusi. Kita tidak tahu siapa yang melemparkan isu, siapa pula yang harus memberikan solusi. Pemerintah adalah lembaga yang sangat kuat, mungkin terkuat dibanding lembaga negara lain. Apa pun dipunyai, dari lembaga penelitian, badan usaha milik negara, uang, sampai hak mengeluarkan kebijakan. Ketika ada kelompok lain di luar pemerintah melakukan reaksi, sebaiknya pemerintah menyiapkan kontra-reaksi, bukan malah melakukan tindakan represif, seperti yang terjadi di Universitas Nasional. (more…)

May 29, 2008

Sultan HB X

Filed under: Berita — indrapiliang @ 3:26 pm

Sultan HB X Jadi Penentu Keterpilihan Pasangannya

PERSDA/BIAN HARNANSA

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, ketika berkunjung ke kantor Persda Kompas Gramedia, Jakarta, Senin (28/4). Sultan datang untuk berdiskusi bersama jajaran redaksi membahas persoalan kebudayaan dan kebangsaan.

Kompas.com, Kamis, 29 Mei 2008 | 13:07 WIB

JAKARTA, KAMIS - Survei Lembaga Riset Indonesia (LRI) menyebutkan, posisi Wakil Presiden Jusuf Kalla, baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden, pada Pemilu 2009 adalah tipis.
   
Pengamat politik Indra J Piliang menyatakan bahwa Sultan HB X bisa menjadi penentu kemenangan kandidat yang memasangkannya. Sedangkan Jusuf Kalla justru menjadi faktor sebaliknya, yang akan merusak keterpilihan pasangannya, siapa pun dia.

(more…)

May 28, 2008

Preseden Positif PDIP

Filed under: Berita — indrapiliang @ 5:22 am

28/05/2008 00:01″Preseden Positif PDIP

inilah.jpg

28/05/2008 00:01

“Preseden Positif PDIP”

Indra J. Piliang

R Ferdian Andi R

INILAH.COM, Jakarta – PDIP sepertinya tak ingin berhenti menciptakan inovasi politik. Dalam Rakernas III di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/5), partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini kembali menawarkan perubahan untuk menarik simpati konstituennya. Sebelumnya, PDIP juga memberi nuansa baru dalam politik nasional dengan melaporkan kinerja fraksi melalui media cetak nasional. Pilihan sikap untuk jadi oposisi terhadap pemerintahan SBY-JK seakan memberi ruang gerak bagi PDIP untuk lebih leluasa dalam bermanuver. (more…)

Benar-Benar Mabuk!

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 2:22 am

Sindo, 28 Mei 2008

BBM, Benar-Benar Mabuk!  

Oleh Indra Jaya PiliangAnalis Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Jakarta 

Kenaikan bahan bakar minyak ternyata tidak langsung menyelesaikan masalah. Persoalan yang mengemuka adalah munculnya aksi penolakan terus-menerus. Sekalipun pemerintah lebih sigap menghadapi upaya kenaikan BBM kali ini, antara lain ketika BBM naik, masyarakat miskin langsung mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), tetap saja sinisme muncul di publik. (more…)

May 27, 2008

Selebrasi Selebritis

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 2:47 am

Majalah Adil, Edisi 33, Mei 2008, Halaman 14-15 

Selebrasi Selebritis

Oleh

Indra Jaya Piliang

Analis Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Jakarta   Bagai panggung kesenian, para aktor dalam demokrasi terkini di Indonesia diisi oleh beragam karakter. Ada yang naik panggung, banyak yang turun. Era para pejabat, jenderal dan aktivis telah mendekati titik akhir. Para pengganti yang muncul berasal dari kalangan pengusaha dan artis. Tentu mereka pernah mengalami kehidupan susah sebagai anak-anak petani atau pedagang.   (more…)

May 25, 2008

Bahan Bakar Hidrogen

Filed under: Berita — indrapiliang @ 5:07 am

25/05/2008 11:55 WIB
Bahan Bakar Hidrogen dari Air Telah Dipatenkan Stanley Meyer
Eddi Santosa - detikcom

Den Haag - Mobil berjalan dengan bahan bakar hidrogen dari air telah didisain oleh Stanley Meyer. Meyer telah mematenkan temuannya di AS dengan nomor US Patent  4.936.961.

Penelusuran detikcom mendapati bahwa dalam patent bertitel Method for the Production of a Fuel Gas (26/6/1990) tersebut Meyer mengklaim bahwa temuannya yang dipopulerkan dengan nama Water Fuel Cell itu mampu memecah air (H2O) menjadi hidrogen (H2) dan oksigen (O2).

Seperti terlihat pada Rexresearch, Meyer secara detil mendeskripsikan temuannya lengkap dengan gambar, sebagaimana persyaratan untuk memperoleh paten. Dia juga telah menunjukkan kepada publik melalui video It Runs on Water tentang mobil yang telah sukses berjalan dengan air.

Mobil bermesin Volkswagen (VW) 1.6 liter mampu melesat dengan air sebagai ganti bensin. Meyer mengatakan bahwa dia mengganti busi dengan injeksi untuk menyemprotkan uap ke silinder. Uap air itu kemudian dipecah menjadi hidrogen dan oksigen. Selanjutnya masuk ruang pembakaran seperti pada motor konvensional.

Temuan Meyer ini telah didemonstrasikan melalui televisi Action 6 News dan dia mengklaim untuk perjalanan dari Los Angeles ke New York hanya dibutuhkan 83 liter air.
 
Namun sayang, ketika mau diuji oleh saksi ahli Prof Michael Laughton dari Queen Mary, University of London, Meyer menghindar dengan alasan yang dibuat-buat. Akhirnya di pengadilan kesaksian 3 orang ahli menilai bahwa ‘temuan’ Meyer tersebut sama sekali tidak revolusioner.

Water Fuel Cell ala Meyer yang telah resmi dipatenkan itu selanjutnya dinyatakan sebagai penipuan oleh Pengadilan Ohio pada 1996.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 21/3/1998, Meyer ditemukan tewas. Hasil otopsi oleh Dr William R. Adrion menyimpulkan bahwa Meyer meninggal karena cerebral aneurysma karena darah tinggi.
( es / es )

Blue Energy, Heru Lelono, Aquanus

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 4:13 am

Dalam beberapa hari ini saya membaca di internet soal blue energy. Ketua Tim Kepresidenannya Heru Lelono. Ada orang yang namanya Djoko Suprapto yang disebut sebagai penemu. Lalu dia mendadak kaya, nyumbang mesjid, dll.  

Yang aku bingung, apa itu blue energy? Bagaimana cara bekerjanya? Lalu, apa benar ini menjadi begitu penting, sehingga ada tim kepresidenan dibentuk? Nggak tahulah, dulu aku belajar fisika, kimia, dllnya, tetapi tetap tidak mengerti kaitannya dengan air biru bisa menggantikan minyak untuk menggerakkan mesin.  

Baru saja aku membeli dan membaca komik Aquanus. Walau aku agak kecewa dengan tampilan baru tokoh hero masa kecilku itu, ada juga disinggung tentang blue energy. Apakah produk timnya Heru adalah komik itu? Alias, dunia rekaan anak-anak? Bahwa dengan energi biru itu sebuah dunia kedap air bisa dibangun di dalam samudera luas? Bahwa peralatan canggih bisa diciptakan berdasarkan blue energi itu? Bahkan manusia heropun tergantung blue energi itu? 

Blue energy jangan-jangan hanyalah santet zaman ini. Apa bedanya dulu dengan menteri agama era Gus Dur atau Mega, yang mengatakan ada harta karun yang bisa mengeluarkan Indonesia dari jerat hutang? Selalu saja di masa krisis diterbitkan produk harapan, tetapi segera ketahuan betapa kosong melompongnya harapan itu.  

Kalau benar blue energy ini menjadi produk Istana Kepresidenan, lalu sampai kemudian hari ternyata kosong belaka, aku merasa alangkah hilangnya akal di dalam pemerintahan ini.  

Bagi orang-orang Istana, yang dekat dengan Istana, yang merasa dekat, tolong aku dikasih keterangan. Menurutku, ini skandal besar, kalau tidak terbukti adanya.  

IjpLihat link berikut:http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/25/time/072722/idnews/944680/idkanal/10

Hidup dan Perbuatan Soetrisno Bachir

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 3:11 am

Periskop, Sindo, 24 Mei 2008

Hidup dan Perbuatan Soetrisno Bachir

Oleh

Indra Jaya Piliang

Analis Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Jakarta

Dengan anggaran sebesar 20 Milyar, malah akan lebih nantinya, Soetrisno Bachir membuat iklan politik di surat-surat kabar, radio dan televisi. Frase yang mulai populis itu berbunyi : “Hidup adalah perbuatan.” Iklan ini muncul dengan foto Soetrisno yang terlihat matang, dengan gurat yang jelas dan jenggot yang tumbuh, tapi rapi. Jelas, dalam iklan itu Soetrisno berbedak tipis, dengan fotografer kawakan. Di radio dan televisi, Soetrisno tampil bersama istrinya, dengan pesan-pesan tentang kebangkitan nasional. (more…)

May 21, 2008

Pembangunan Kepemudaan

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 10:31 am

Catatan: Bagi teman-teman, terutama di daerah, mohon diberikan masukan/komentar tentang pembangunan kepemudaan ini, dalam LIMA TAHUN ke-depan. saya masih punyai waktu untuk memberikan masukan tambahan kepada Bappenas. Tolong dibuat pointers-nya, ya. Kalaupun mau dikalimatkan, mohon tiga-empat kalimat saja.

Salam Ta’zim

Pembangunan Kepemudaan:
Permasalahan, Peluang dan Tantangan
Indra Jaya PiliangCSIS, The Indonesian Institute & YHB Indonesia 

Bappenas, 21 Mei 2008

KepemudaanuSegmentasi: berdasarkan jenjang pendidikan, jenis pekerjaan, sampai orientasi ke masa depan.uFaktor eksternal: dukungan keluarga, lingkungan sosial kemasyarakatan, sampai kondisi geografis wilayah. uStruktur sosial: berpendidikan, pengangguran, atau non berpendidikan. uPerilaku sosial: pragmatis, idealis, dan ideologis. uDemografi: jumlah pemuda termasuk besar, dibandingkan dengan remaja dan anak-anak, serta orang tua. uPersebaran: semakin banyak pemuda yang tinggal di perkotaan ketimbang pedesaan, sehingga desa menjadi tempat yang dihuni oleh kaum remaja dan anak-anak, perempuan dan orang tua.  

Permasalahan PemudauKetidakjelasan masa depan. Masa depan bagi kaum muda adalah bekerja dan berkeluarga, mencukupi kebutuhan dasar.  uIlmu pengetahuan, teknologi dan informasi: berkembang begitu cepat dan mahal. uPendidikan dan pelatihan: semakin banyak yang tidak mampu memasukinya, terutama karena biaya yang sangat mahal. uEkonomi: Keterbatasan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi yang lambat, serta nihilisme pendapatan.uPolitik: Ketidak-percayaan kepada sistem politik dan pemerintahan. uSosial-Agama: Kegamangan akan nilai-nilai lama dan kegagapan atas nilai-nilai baru.uKehilangan kepercayaan kepada kelompok tua. Ideologi kaum muda tidak bisa lagi dilekatkan dengan semangat kesatuan dan persatuan, karena itu diluar permasalahan yang dihadapi oleh kaum muda itu sendiri.  

PeluanguProduktifitas dan usia harapan hidupè aspek perencanaan dan managerial. uModernisasi sistem pengetahuan dan informasi publikè kecepatan dan kecakapan. uTersingkirnya kelompok-kelompok usia lama dalam memperebutkan jabatan publikè persaingan kelompok muda.uLiberalisasi dari sisi politik dan ekonomiè individualisasi dan konsumerisme. uOtonomi daerah è membutuhkan pengetahuan lokal yang cukup.  

 

TantanganuInternasional:Globalisasi pengetahuan, informasi, transportasi, bisnis dan hiburan. Liberalisasi di segala bidang, sehingga peran negara semakin mengecil dalam perlindungan kepentingan pemuda. uRegional: Pasar bebas ASEAN, ASIA dan dunia.Sumberdaya manusia yang lebih terdidik di negara-negara tetangga. uNasional: Oligarki kekuasaan yang dikendalikan oleh tokoh-tokoh lama.Penumpukan kapital di tangan sekelompok pengusaha raksasa. Pergesekan kekuasaan yang menjadikan pemuda sebagai pendukung saja.uLokal: Spanduikisme politik yang berada pada ranah slogan.Pergerakan politik yang cepat, berdimensi jangka pendek, serta hanya bersifat mobilisasi massa.    

Kebutuhan Kaum MudauInfrastruktur Pemuda: di pelbagai daerah, sedikit atau tidak ada sama sekali infrastruktur yang diperuntukkan bagi kaum muda. Akibatnya, mereka lebih memilih aktivitas jalanan, seperti geng motor atau kelompok-kelompok ekslusif atau sekadar mal tempat bermain. uRuang Publik: ruang publik di sini adalah tempat, area atau wilayah yang menjadi pusat kegiatan kaum muda. Balai-balai pemuda, dahulu, misalnya, kini semakin tidak terurus. uRuang Dialog: ruang ini lebih diperuntukan kepada kelompok pemuda yang sudah terbiasa dengan organisasi, terutama organisasi kemahasiswaan. Dialog di sini adalah kesempatan untuk mengutarakan pikiran dengan stakeholders lain, terutama pemerintah.  

Satu Dekade LagiuUpaya untuk memprediksi apa yang dibutuhkan oleh pemuda dalam sepuluh tahun yang akan datang tidak sama susahnya dengan menginventarisasi apa yang dialami pemuda dalam sepuluh tahun lalu.uSelama sepuluh tahun ke depan, lapisan atau generasi politik 1966-1980-an akan menghilang dari pentas politik, baik lokal atau daerah.uDengan begitu, generasi muda era 1990-an akan mulai menguasai sektor-sektor kenegaraan, politik, bisnis dan masyarakat sipil.uGenerasi 1990-an adalah generasi yang menikmati zaman keguncangan sistem politik Orde Baru. Pelan-pelan, borok-borok kekuasaan yang monopolistik terbuka. Generasi ini menjadi terbuka atas perubahan, terbiasa berdialog, egaliter, namun juga tidak kehilangan idealisme dan ideologi politik masing-masing.uSistem pemerintahan yang ada secara memerlukan perubahan, untuk menampung tingkat diferensiasi yang dialami oleh generasi muda 1990-an ini. Sistem yang lebih menghargai perbedaan pendapat, ketimbang pemaksaan kehendak. 

May 20, 2008

Kenaikan BBM dan Kebangkitan Nasional

Filed under: Berita — indrapiliang @ 9:43 am

Tolak Kenaikan Harga BBM 

JAKARTA, (PR).- 20 Mei 2008
Sejumlah tokoh nasional sepakat mendorong pembangunan perekonomian bangsa yang berbasis pengembangan sektor pertanian dan perikanan. Pengembangan kedua sektor ini harus sejajar dengan upaya pengembangan berbagai sektor industri untuk kemajuan pembangunan di segala bidang. Hal itu tercantum dalam deklarasi bersama untuk memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional (KN) yang dilaksanakan di kawasan Monas Jakarta, Minggu (18/5). (more…)

Next Page »

Powered by WordPress