Cerita Lembah pada Desember
Cerita Lembah pada Desember Lembah itu basah, ditiup angin Desember.Ia datang, menyapa angin, mengundang hujan.Bukit-bukit yang mengelilingi kadang terang, kadang membayang.Malam hanya menyediakan kerlap-kerlip lampu.
Pada kunang-kunang ia titipkan pesan:“Katakan pada bintang di langit sana, disini juga banyak cahaya berpendar.” Sering ia berharap, para malaekat membawa pesan itu. Dan bidadari menjawab lewat mimpi.
Lembah itu dingin, membawa gigil. Para petani meneruka lahan, mengucap syukur. Lalat-lalat juga beterbangan, sembari mengatupkan kedua kaki depan, bersujud pada setiap sisa makanan yang tersentuh. Ya, kita adalah anak-anak alam. Kita akan menderita bila mengutuk setiap pertemuan.
Ada pertemuan pada Desember itu, tetapi juga ada penggal perpisahan didesak tahun. Namun, bukankah juga ada Januari yang meneruskan? Serta bulan-bulan lain, Maret, Juli.. sampai Desember berikutnya? “Telah kuselimuti kau, Desember, dengan hangat tubuhku. Telah juga kulingkari dengan rintik-rintik hujan. Pohon-pohon yang tumbuh tidak akan meranggas. Percayalah. Aku ada karena ia ada dan kita ada menjadi sempurna,” berkata Lembah.
Desember tidak sempat berhenti. Ia hanya menunggu, setahun lagi. Ia berikan kesetiaan kepada waktu. Ia abadi, bersama waktu. Hujan datang, setelah letusan mercon terakhir, pada malam tahun baru ini. 1 Januari 2008
-
puisi kadang bisa di terjemahkan sebagai ungkapan jiwa yang paling dalam..
sekaligus juga ungkapan luka yang mengiris jantung..
sekaligus juga seperti ungkapan laut pagi hari pada pantai..indah n damai..
Posted by bahrie on June 28th, 2009, 11:30:35 PM -
bang..
waktu-waktu adalah kuda
pemacunya sebuah cambuk di tangan kita
waktu waktu adalah pedati
pemacunya adalah bentakan di ujung bibir lidah kita
tapi sayangnya,
kita sang sais ini kerap terjerembab,
terjungkal jatuh
ditinggalkan muatan yg terus berjalan
Posted by fadhli on April 3rd, 2009, 11:19:50 PM -
XUngkapan tuk seseorangX
Aku diam bukan pecundang namun ku tak biasa hatini menjadi luka.
Bungkam mulut tutupi mata.
Aku hanya bisa datang lewatlemabah mimpimu
Mengisi Jurnal kehidupan dengan digarisi indahnya warna2 pelangi
Posted by Ivanz CX- LOA. bdg.. on August 14th, 2008, 06:40:09 AM