Kembalikan, Kampung Halamanku…

January 29, 2008

Soeharto Setelah Sewindu Lengser

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 2:56 pm

Kompas, 22 Mei 2006

Isu kesehatan Soeharto dan upaya untuk kembali memeriksanya oleh Kejaksaan Agung menyelip di antara banyak sekali persoalan negeri ini. Momentumnya tepat, jelang sewindu peringatan lengser keprabon digelar pada 21 Mei 2006 nanti, juga jelang 85 tahun usia Soeharto pada 8 Juni 2006 nanti. Hampir semua pihak yang penting dalam konstalasi dan kontestasi politik nasional bicara atas kasus ini. Mereka yang memiliki kekuasaan hari ini, limpahan dan peninggalan kekuasaan pimpinan Soeharto dulu.   (more…)

Pahlawan Terpidana

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 2:54 pm

(Majalah Tempo, 2000) Pahlawan adalah simbol dari ketertindasan masyarakat. Makin tertindas suatu masyarakat, makin besar peluang bagi tampilnya seorang pahlawan. Makanya tampilan seorang pahlawan dibuat mengatasi manusia biasa, bahkan mendekati manusia super. Wujud pahlawan semacam ini membawa perlindungan psikologis pada masyarakat pemujanya. Pesona kepahlawanan menjadi satu-satunya harapan bagi pembebasan manusia dalam kondisi tertekan oleh sistem kekuasaan yang menguasainya.  (more…)

Senyum Pak Jusuf (Budiarto Shambazy)

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 1:40 am

Kompas, Selasa, 29 januari 2008 | 02:45 WIB

Pengucap teks Proklamasi, Mohamad Jusuf Ronodipuro (88) yang tutup usia, Minggu (27/1), adalah sosok yang suka tersenyum, ngobrol, dan bergurau. Kelahiran Salatiga 30 September 1919 ini selalu bawa kartu nama bertuliskan ”mantan duta besar lengser keprabon”. (more…)

Soeharto, Ronodipuro & Amnesia

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 1:33 am

Sindo, 29 Januari 2008 

Sepuluh jam setelah Soeharto dinyatakan meninggal dunia,pembaca naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 Jusuf Ronodipuro meninggal dunia.Keduanya sama-sama angkatan 1945. Kalau Soeharto pernah bekerja di lingkungan ketentaraan Belanda,Jusuf merintis karier pada lembaga propaganda Jepang. Soeharto masih utuh secara fisik,sementara Ronodipuro harus mengenakan tongkat setelah kakinya patah dipopor Kempetai. (more…)

January 27, 2008

Pulang, Berpulang

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 3:32 pm

Soeharto, Mantan Presiden RI selama 30 tahun (1968-1998) dengan gelar Jenderal Besar, Bapak Pembangunan, juga Haji Muhammad, meninggal dunia hari ini, pukul 13.15, di kamar 536 Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina, setelah dirawat selama 24 hari. Aku sedang tertidur di rumah, sambil sesekali marahin Afzaal yang memainkan pintu kamar, ketika Soeharto berpulang. Aku berpikir, nakal: “Wah, pulung Soeharto tentu tak masuk ke dalam diriku, melainkan kepada orang-orang yang terjaga ketika Soeharto meninggal!”   (more…)

January 25, 2008

Nasib Republik Pasca-Soeharto

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 3:59 pm
Analisis Sindo, Jum’at, 25/01/2008
BANYAK pernyataan yang merujuk pada permaafan atau pengampunan Soeharto. Elemen bangsa dan negara ini seolah berlomba mencari solusi terbaik atas masalah Soeharto. Masalahnya,bagaimana nasib republik ini pasca- Soeharto, apa pun solusi yang ditawarkan itu?Apakah republik terus terkurung dalam gelombang pengaruh kelompok-kelompok elite yang nyata-nyata kegagalannya dalam mengelola gagasan dan capaian kehidupan berbangsa dan bernegara? (more…)

Kaum Remaja dan Demokrasi

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 1:57 am

Koran Tempo, Jum’at, 25 Januari 2008

Dalam kategori politik, kaum remaja dimasukkan dalam kelompok pemilih pemula. Mereka adalah kelompok yang baru pertama kali menggunakan hak pilih. Dengan hak pilih itu, kaum remaja yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah ini akan mempunyai tanggung jawab kewarganegaraan yang sama dengan kaum dewasa lain. Selain itu, kaum remaja ini menjadi sasaran paling empuk untuk diperebutkan. Jumlah pemilih pemula yang berkisar pada angka 20 juta orang dalam pemilu sangat menggiurkan dari segi kemenangan dan kekalahan dalam pemilu. (more…)

Matinya Mimpi Republik

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 1:29 am

Kompas, Jumat, 25 januari 2008 | 03:45 WIB

Sebagai wakil presiden di “Republik Mimpi”, Jarwo Kwat ternyata tidak cukup kuat. Jarwo sebagai korban malah dijadikan tersangka dalam kasus cek kosong. Kategori hukum perdata digeser menjadi pidana. Jarwo tidak bermimpi. Ia menghadapi aparat penyidik. Jarwo pun menangis. Lalu ”Republik Mimpi” tidak lagi tayang di salah satu stasiun televisi. Padahal, banyak sekali idiom kreatif yang dikutip dari ”Republik Mimpi” oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. (more…)

January 24, 2008

Profesionalisme Kerja DPR (Ferry MB)

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 9:14 am
Profesionalisme Kerja DPR
Sindo, Kamis, 24/01/2008
Staf Ahli untuk DPR, tulisan Saudara Indra Jaya Piliang yang dimuat harian ini (7/1) menarik untuk dicermati dan diberi catatan sekaligus.Dalam beberapa hal saya sepakat, tetapi dalam beberapa hal pula harus memberi catatan mengingat banyak gagasan fundamental sebagai upaya untuk membangun profesionalisme kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang tereduksi di dalam artikel itu. Reduksi itu mengganggu pemahaman publik bagaimana membangun dan memperbaiki proses-proses pembangunan bangsa di masa depan. (more…)

January 22, 2008

Hutan Kampus, Hutan Beton

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 4:06 pm

Kutelusuri lagi jejak kampus. Dalam seminggu, dua kali aku datang. Sabtu lalu bertemu anak-anak SMA. Mengisi acara pengenalan kampus bersama Mustafa Kamal (DPR), Helvy Tiana Rosa (Cerpenis), dan Dian Sastrowardoyo (Artis). Aku ajak Bunda dan Aza, tetapi tidak bisa turun mobil, karena kaki Bunda tersiram air panas. Padahal, wajah Bunda selalu bercahaya kalau mendengar kata kampus.  Selasa ini, mengisi FGD di Labsosio FISIP UI. Juga bertemu teman lamaku, Syamsul Hadi, PhD yang lulusan terbaik di universitasnya di Jepang.   (more…)

Next Page »

Powered by WordPress