Kembalikan, Kampung Halamanku…

December 27, 2007

Memelihara Bulir-Bulir Demokrasi

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 4:31 am

 Media Indonesia, 27 Desember 2007

Demokrasi di Indonesia modern kini bukan hanya benih. Benih itu telah tumbuh, rimbun, dan bersemak. Sebagian besar malahan sudah menjadi buah. Bulir-bulirnya terlihat bernas walau sebagian malah mulai dimakan tikus. Yang sekarang dilakukan adalah membersihkan semak dan belukar demokrasi, menghalau hama-hamanya, memburu para tikus, sembari tetap membangun optimisme. (more…)

December 26, 2007

Catatan Akhir Tahun: Kalau Bukan Demokrasi, Apa?

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 3:19 am

Koran Tempo, 26 Desember 2007. 

Persoalan reshuffle kabinet mengemuka sebagai langkah politik yang ditunggu pada awal 2007. Namun, sejumlah diskusi penutup akhir tahun justru mulai meragukan demokrasi. Sungguh ironis, para peragu atas demokrasi itu datang dari komunitas masyarakat sipil dan politik. Mereka berkata, betapa demokrasi berbiaya mahal, persoalan sepele dibahas berbulan-bulan, keindonesiaan ditelanjangi, olahraga selalu kalah, sedangkan rakyat tetap miskin. (more…)

December 25, 2007

Buku Greget Tuanku Rao

Filed under: Buku — indrapiliang @ 6:40 pm

Dua hari ini aku membaca “Greget Tuanko Rao”, karangan Basyral Hamidy Harahap (BHH) terbitan Komunitas Bambu, Jakarta, September 2007. Dua bulan lalu, aku sempat diundang ke UI menghadiri launching buku ini. Sayangnya, aku tidak bisa hadir, karena dijadwalkan bertemu dengan Muladi, Gubernur Lemhannas, di kantornya, pada jam yang sama. Bukan aku lebih mementingkan Muladi juga, tetapi sejak awal aku menyepakati “model tak pasti” ketemu pejabat seperti dia. Jadwal ketemu Muladi juga dalam rangka penyusunan modul pendidikan di Lemhannas. Pada Gatra bidang politik, aku terlibat bersama Kusnanto Anggoro, Didin S Damanhuri, lalu belakangan Saldi Isra dan Denny Indrayana.  

(more…)

December 24, 2007

Gubernur untuk Sang Jenderal

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 1:35 am

Sindo, 24 Desember 2007 

Tidak jauh berbeda dengan lembaga-lembaga studi, kaum intelektual, dan masyarakat sipil, peserta kursus reguler Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menyampaikan rekomendasi agar kepala pemerintah daerah provinsi, yakni gubernur, langsung ditunjuk presiden. (more…)

December 23, 2007

Rekor Artikel dan Kolomku

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 3:14 pm

Aku pikir, ini rekor jumlah artikel/kolom yang kutulis sepanjang tahun 2007 ini, dibandingkan dengan tahun 2001-2006. Belum semuanya terkumpul, karena ada di bagian kliping perpustakaan CSIS. Sebagian kecil mungkin tidak berhasil dikliping, mengingat aku terkadang malas membawa koran-koran yang tidak menjadi langganan CSIS. Aku akan sangat senang kalau ada koran/majalah tempat aku menulis, lalu mengirimkan terbitannya ke kantorku  (more…)

December 19, 2007

Launching Meede ES ITO

Filed under: Agenda — indrapiliang @ 7:03 pm

58 Tahun Kemenangan Diplomasi Indonesia

Launching Novel

Rahasia Meede

Karya E.S. ITO

spice from Indonesia
 

rempah-rempah dari Nusantara

Kamis, 27 Desember 2007 pukul 19.00 WIB
Bakoel Coffie, Cikini

Pembahas
Dr Asvi Warman Adam (Sejarawan LIPI)
Letjen (Purn) Agus Widjojo (Mantan Ketua LPTTN)
Indra Jaya Piliang (CSIS)
Fadjroel Rachman (Aktifis-sastrawan)
Dhonny Gahral Adian (Filusuf)

Moderator

Teguh Usis (Kupas Tuntas Trans7)

(more…)

Masa Depan Perdamaian & Politik Aceh

Filed under: Catatan Lepas — indrapiliang @ 2:54 am

Pokok-pokok Pikiran dalam Seminar yang diadakan di Aula Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada 16 Desember 2007. Seminar ini diadakan oleh Persaudaraan Aceh bekerjasama dengan YLBHI.   (more…)

PDRI dan Makna Kekinian

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 2:03 am

Catatan Seminar PDRI di Aula Mahkmah Konstitusi RI, tanggal 18 Desember 2007. Bertemu banyak sesepuh bagsa dalam acara itu, antara lain putra-putri M Natsir, Syafruddin Prawiranegara, Rosihan Anwar, Des Alwi, juga ada Moerdiono, Ray Sahetapi, Jimli Assidiqhie, dll. Terima kasih atas undangan Fadli Zon yang menjadi menjadi moderator dan penyelenggara.

It is a sad story. Kalau saja alur berpikir Minangkabau yang dominan, saya kira wajah Indonesia tidak akan centang-perenang seperti ini.”[1]  (more…)

December 17, 2007

Benarkah GAM Telah Melebur kepada NKRI?

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 11:52 am

Benarkah GAM Telah Melebur kepada NKRI ?  Jumat, 16-11-2007 13:58:13 oleh: bustaman007_alrauf
Kanal:
Opini Pernyataan pengamat politik CSIS Jakarta, Indra J Piliang dalam diskusi yang digelar BEMA IAIN Ar Ranairy Banda Aceh bertema “Eksistensi GAM Pasca MoU Helsinki” tanggal 10 November 2007 yang lalu, tampaknya membuat “gerah” seluruh petinggi GAM dan terutama simpatisan ataupun “aktor intelektual” yang selama ini mendukung atau menyusun konsep perjuangan GAM. (more…)

Mahkota Rakyat untuk Mega

Filed under: Kolom — indrapiliang @ 9:30 am
Sindo, Minggu, 16/12/2007
Megawati Soekarnoputri belum benar-benar pernah menjadi presiden yang dipilih. Kalaupun Mega menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2001–2004, itu lebih bersifat sebagai presiden pengganti daripada presiden pilihan. Pada 1999 MPR RI menolak Mega menjadi presiden. Para anggota MPR itu tidak ingin melakukan replacement, tetapi menjatuhkan pilihan kepada orang yang paling disakiti rezim Soeharto pada masa-masa akhir.Yang dipilih justru kekuatan politik penyeimbang selama Orde Lama dan Orde Baru yaitu unsur Nahdlatul Ulama,yakni Abdurrahman Wahid. Kenapa Megawati tidak langsung mendapatkan posisi utama? Inilah keunikan proses transisi demokrasi di Indonesia, yakni keinginan untuk mendapatkan tokohtokoh di luar lingkaran tokoh masa lalu.Hanya saja, terbentur kepada ketiadaan tokoh-tokoh itu sendiri. (more…)

Next Page »

Powered by WordPress