Merdeka Bersama Mimpi

Kamis, 16 Agustus 2007
Dulu aku bagian dari partai ini, Partai Amant Nasional. Namun, karena sejumlah pertimbangan, aku menyerahkan kartu anggota berikut piagam sebagai Kader Utama Angkatan Pertama, pada tanggal 21 Januari 2001. Aku keluar bersama 15 orang lainnya, antara lain, Faisal H Basri, Bara Hasibuan, Nanang S Dirdja, Ilham Dilmy, dan lain-lain. Beberapa kali aku diundang untuk seminar, pelatihan atau acara-acara lain. Nah, ketika datang pada HUT I Republik Mimpi, bertemu dengan kawan-kawan lama yang masih setia di partai ini, termasuk Pak Son Yuwono yang selalu membawakan acara dalam setiap kali kegiatan. Dia tetap bergairah.



Dan kitapun merayakan hari kemerdekaan, dalam Republik mimpi....

Indo Pos, Kamis, 16 Agt 2007,
JK: Mestinya Juga Ada Panti Pijat
republik-mimpi.jpg


JAKARTA- Wakil presiden tiba-tiba memberi pujian selangit kepada Partai Amanat Nasional (PAN). Meski berbeda partai, Wapres mengaku salut dengan pengelolaan kantor pusat PAN yang menerapkan prinsip-prinsip manajemen modern. "PAN ini partai paling modern," ujar Wapres dalam diskusi HUT Ke-9 PAN dan HUT Ke-62 RI di Rumah PAN, Jl Warung Buncit 17, Jakarta, tadi malam.
Wapres yang dimaksud tentu bukan Wapres Jusuf Kalla, melainkan Wapres Republik Mimpi Jarwo Kuwat (JK). Para petinggi Republik Mimpi tadi malam boyongan ke Rumah PAN untuk berdiskusi santai bertajuk Parodi Politik dan HUT Ke-62 Kemerdekaan RI. Hadir Effendi Ghazali (penasihat presiden), Jarwo Kuwat (Wapres), Gus Pur (guru bangsa), dan dua mantan presiden, yaitu Megakarti dan Habudi. Tampil juga sebagai pembicara peneliti CSIS Indra J. Piliang dan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir.

Wapres Jarwo Kuwat terkesan dengan markas PAN di gedung berlantai tujuh yang dikelola layaknya hotel berbintang. Di gedung tersebut tersedia coffe shop, karaoke, swalayan, pijat refleksi, klinik, ATM bank, dan ambulans.

Manajemen partai juga dipisahkan antara karyawan profesional yang digaji dan pengurus partai. Karyawan partai dipimpin seorang direktur eksekutif yang tugas pokoknya memberi dukungan administratif kepada DPP PAN.

"PAN paling modern karena memadukan politik dan karaoke. Saya usul mestinya juga ada panti pijat," ujar Wapres Jarwo Kuwat yang disambut ger-geran peserta diskusi. (adb)
© 2008 Indra Jaya Piliang, All Rights Reserved
Powered by Bergerak!com